Minggu, 05 Juni 2016

Solusi Umroh / Haji Plus Gratis??

Bagaimana mungkin bisa membeli mobil tanpa uang?
Solusi Umroh / Haji Plus Gratis??
Memulai Bisnis Properti Dari Nol Tanpa Modal

Penciptaan pesawat terbang dan mobil pada awalnya juga dianggap tidak mungkin. 
Didunia ini tidak ada yang tidak mungkin, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan memungkinkan hal-hal aneh/ mustahil/ di luar nalar bisa terjadi. Terlepas percaya atau tidak hal itu memang ada dan nyata Di sini, saya akan menjabarkan hal ini terjadi dan nyata hingga akhirnya andapun menemukan bukti dengan mata dan kepala sendiri sampai pada akhirnya, anda akan dapat mengatakan dengan yakin bahwa semua kejadian itu memang riil/ nyata adanya (bukan sesuatu yang aneh/ mustahil/ diluar nalar). Lebih dari semua itu, anda dapat menikmati hasilnya, terus, terus dan terus. tidak ada yang abadi kecuali perubahan

Benarkah Strategi ini bisa berjalan?
kembali ketitik NOL   |  TREKNOL.com  |  O8I2•I5I6•9379|WA

9 Cara Memulai Bisnis Properti Dari Nol Tanpa Modal

Bisnis properti tidak selamanya harus dengan modal besar, bahkan bisnis ini bisa dilakukan tanpa modal. Modal yang paling utama untuk memulai bisnis properti adalah keterampilan berbicara. Semua orang tentu sudah dibekali kemampuan berbicara sejak lahir, tentu ini bukan masalah yang besar bagi Anda yang ingin memulai bisnis properti. Di bawah ini adalah rangkuman 9 cara memulai bisnis properti dari nol tanpa modal yang mungkin dapat Anda coba.

1. Dimulai dari Nol
Ketika Anda terjun langsung dari nol, Anda sebenarnya memiliki keahlian yang lebih banyak ketimbang pelaku usaha lain yang meneruskan sebuah bisnis mulai dari level tengah. Anda akan belajar bagaimana cara mengatasi setiap kegagalan dan tentunya saat Anda sukses, perasaan puas itu tidak ada tandingannya. Jadi siapapun yang bilang kalau bisnis mulai dari nol itu susah, Anda harus membuktikan pada mereka bahwa tidak selamanya seperti itu.

2. Rajin Melihat Iklan
Saat ini sudah ada banyak sekali media yang memuat iklan-iklan properti. Sumbernya pun beragam, bisa dari internet, koran maupun papan iklan di jalan. Anda bisa turut memasarkan properti yang sedang dijual tersebut kepada kerabat atau orang yang membutuhkan. Saat memasang harga, patok harga yang sedikit lebih tinggi agar jika terjual, Anda memperoleh keuntungan.

3. Dimulai dari Lingkungan Anda
Di sekitar Anda pasti ada banyak orang yang ingin membeli rumah atau menjualnya, anda bisa mengamati dan ikut 'nimbrung' saat terjadi pembicaraan seputar hal ini. Tanyakan lebih detail rumah seperti apa yang dicari dan lokasinya di mana. Saat Anda baru memulai bisnis, Anda bisa belajar bagaimana menjalankan usaha ini. Toh tidak ada perjanjian kalau Anda harus mencarikan rumah sampai dapat. Jadi bisnis ini sifatnya nothing to lose. Tapi Anda juga harus rajin dan fokus dalam mencarikan properti agar hasilnya tidak sia-sia.

4. Mencari Calon Penjual
Ketika Anda sudah berdiskusi dengan calon pembeli, maka tugas Anda berikutnya adalah mencari calon penjual. Untuk mencari properti yang dijual, pertama-tama Anda harus rajin mendatangi lokasi perumahan dan pameran properti yang sedang dilangsungkan di daerah terdekat Anda. Lokasi sangat menentukan harga dan minat, galilah informasi selengkap mungkin agar calon pembeli pun memiliki gambaran yang memuaskan akan pilihan rumah yang ada.

5. Tawarkan Kerjasama
Saat Anda telah menemukan penjual, mulailah menawarkan kerjasama. Ada baiknya menuliskan kerjasama tersebut di atas kertas agar lebih jelas dan tidak merugikan pihak mana pun. Tanyakan pula detail rumah yang dijual, seperti luas, lantai, harga, kondisi sekitar, serta cara pembayaran yang dikehendaki berikut komisi yang akan Anda dapatkan kalau berhasil menjual rumah tersebut.

Setelah mengikat kerjasama, tugas Anda adalah mencari pembeli yang tepat. Di sinilah keahlian marketing Anda diperlukan. Anda harus memahami cara meyakinkan calon pembeli. Perlu juga diketahui, jangan sampai melebih-lebihkan fakta mengenai keadaan properti karena itu artinya Anda sudah tidak jujur dalam berbisnis. Jika ketahuan berbohong, kemungkinan besar mereka tak mau menggunakan jasa Anda lagi.

Dari segi harga, jangan menaikkan harga terlalu tinggi karena para calon pembeli pun akan lari. Para penjual biasanya sudah memberikan ketentuan komisi yang akan Anda dapat kalau berhasil menjual rumah mereka. Oleh karena itu, perjanjian yang tertulis haruslah mengenai persentase komisi yang diberikan alih-alih menaikkan harga rumah yang sudah selangit.

6. Membuat Website untuk Promosi
Saat ini, teknik promosi dengan zero marketing adalah dengan menggunakan media online. Anda bisa membagikan informasi lewat Facebook atau Twitter. Cara lainnya adalah membuat website gratis di blogger.com atau wordpress.com. Website ini nantinya bisa mempertemukan pembeli dan penjual. Namun semua kontak harus melalui Anda. Jadi, jangan memberikan informasi kontak pembeli atau pun penjual di dalam website tersebut. Pemasaran lewat online akan memperluas network Anda sehingga pembeli dari luar pulau pun dapat melihat properti yang Anda tawarkan. Pastikan anda memasang foto rumah yang sebenarnya dan secara lengkap.

7. Buat Merek Usaha
Saat bisnis mulai lancar, Anda dapat membuat merek usaha sendiri agar lebih professional. Carilah nama yang mudah diingat dan pastikan Anda sudah mendaftarkan nama tersebut secara hukum agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Para calon pembeli dan penjual akan lebih percaya dengan sebuah jasa yang telah memiliki nama dan terbukti bermanfaat bagi mereka. Pada tahap ini, mendaftarkan merek usaha memang butuh biaya. Jika anggaran Anda terbatas, Anda bisa meminjam terlebih dahulu kepada kerabat keluarga atau bank dan berkomitmen untuk mengembalikannya tepat waktu.

8. Sisihkan Keuntungan
Setiap Anda memperoleh keuntungan dari komisi, pastikan Anda menyisihkan sebagian pendapatan tersebut untuk ditabungkan dan memperbesar usaha Anda nantinya. Bisa juga menyisihkan sebagian lagi untuk bersedekah. Dengan berbagi rejeki, niscaya rezeki Anda pun dimudahkan oleh Tuhan.

9. Mencari Karyawan
Ketika usaha sudah semakin besar, Anda tidak mungkin selamanya mencari calon pembeli dan penjual sendirian. Anda membutuhkan bantuan dari orang lain atau bahkan mungkin seorang rekan untuk diajak bekerjasama membesarkan usaha. Pada tahap ini, pengalaman Anda sudah banyak karena Anda telah berkecimpung di usaha properti mulai dari nol. Ini saat yang tepat untuk mengembangkan usaha dan meminimalisir kemungkinan gagal. Apabila modal sudah terkumpul, tak ada salahnya mencari staf yang dapat mengurus segala keperluan administrasi serta memasarkan properti yang masuk ke listing Anda.

Raihlah Kesuksesan dengan Bisnis Properti

Itulah poin-poin penting dalam cara memulai bisnis properti dari nol tanpa modal. Beberapa metode di atas dapat dilakukan tanpa menggunakan biaya besar. Perlu diingat, letak sukses yang sejati adalah perjalanan menuju kesuksesan itu. Sukses yang didapat secara instan tidak akan bertahan lama. Tapi sukses yang diawali dengan kegagalan akan membentuk karakter Anda sebagai seorang pelaku bisnis agar tidak mudah menyerah. Semoga tips ini berguna bagi Anda yang sedang memulai bisnis properti.

Kamis, 02 Juni 2016

Cara Cermat Membuat Anggaran Biaya Usaha Start Up


Semua orang berharap dapat membangun bisnis yang sukses dalam hal finansial. Itulah sebabnya, banyak orang yang berlomba-lomba menjadi pengusaha tak peduli sebesar apa pun risikonya. Sebelum benar-benar memiliki bisnis yang besar, Anda harus merintis bisnis kecil dulu sebagai langkah awal. 

Jangan pesimis menjalankan bisnis kecil. Bisnis kecil yang dijalankan dengan baik, akan berkembang besar. Namun karena ini adalah langkah awal tentu modal yang dimiliki masih terbatas, apalagi bila Anda benar-benar memulai bisnis ini dengan uang sendiri. Tidak jarang karena keterbatasan tersebut bisnis kecil yang Anda bangun menjadi terpuruk, hal ini disebabkan oleh berbagai keperluan operasional lain yang harus Anda tanggung dan bisa jadi belum diperkirakan sebelumnya. 

Untuk itu, agar hal-hal buruk tidak langsung merusak, perhatikan dengan baik-baik berapa banyak biaya yang perlu dikeluarkan. Setelah itu cek semua biaya pengeluaran dan minimalkan agar tidak membengkak.

Begini cara membuat anggaran biaya yang aman.

1.Mencari Harga yang Paling Murah
Ketika mencari kebutuhan bisnis, Anda bisa memulainya dengan membanding-bandingkan harga untuk mencari pemasok yang lebih murah. Dalam hal ini  Anda dapat melakukannya secara berkala, tidak hanya ketika memulai bisnis saja tapi juga saat mengatur anggaran tahunan, bulanan maupun mingguan. 

2.Membuat Catatan Keuangan
Catat setiap pendapatan dan pengeluaran yang pernah Anda lakukan ke sebuah media seperti buku, Microsoft Excel dan lain-lain. Dengan begini, Anda jadi bisa memperkirakan apakah total uang dari penghasilan dapat dialokasikan ke bahan baku atau biaya lainnya. Sehingga ketika sedang membutuhkan biaya Anda jadi tahu berapa besar yang harus dikeluarkan. Begitu juga dengan hal-hal lainnya seperti pajak, sewa, asuransi dan lain-lain. 

3.Memahami Standar Industri
Pengusaha harus memahami betul standar industri yang ia jalankan, hal ini semata-mata agar pengusaha dapat menghitung dengan cermat berapa persen penghasilan yang bisa dialokasikan untuk investasi atau tabungan usaha, yang berfungsi sebagai jaminan biaya di masa depan.

Dalam memeriksa standar industri, Anda bisa melakukannya dengan membaca beberapa media mengenai bisnis dan ekonomi. Atau kalau Anda ingin merasakan proses yang lebih nyata, bisa juga dengan survey langsung ke masyarakat dan melakukan diskusi dengan beberapa pengusaha lainnya.

4.Toleransi Terhadap Biaya
Walaupun Anda sudah memperkirakan segala pertumbuhan, pendapatan serta pengeluaran dalam bisnis, tetap saja Anda tidak bisa mengendalikan seluruhnya. Sebab selalu ada kemungkinan perkiraan Anda meleset atau tak sesuai dengan ekspektasi. Oleh karena itu, penting sekali untuk menyiapkan angka toleransi serta memastikan apakah nilai tersebut cukup untuk membuat bisnis Anda tetap bertahan saat dihadapkan dengan biaya-biaya yang tidak terduga.

Umumnya perusahaan besar menyusun anggaran dalam satu tahun sekali, sedangkan bisnis-bisnis kecil melakukannya lebih sering. Yaitu dalam jangka waktu satu atau dua bulan. Hal ini dikarenakan bisnis kecil cenderung tidak stabil. Dimana beberapa biaya tidak terduga bisa datang kapan saja. 

sumber:

Selasa, 31 Mei 2016

Mengatasi BlackBerry tidak bisa Browsing atau Koneksi Bermasalah

Mengatasi BlackBerry tidak bisa Browsing atau Koneksi Bermasalah - Apakah BlackBerry anda tiba-tiba menyebalkan? Anda tidak bisa melakukan browsing melalui browser, tapi anda masih bisa mengirim BBM (ini juga kadang lambat dan ter-pending), anda masih bisa membuka aplikasi lainnya seperti Facebook for BlackBerry, Twitter for BlackBerry, dan aplikasi lainnya. Aneh bukan? Sinyal 3G-nya penuh, tapi tidak bisa melakukan browsing, tapi BBM bisa? Anda telpon ke Call Center provider anda, namun menurut mereka tidak ada masalah. Tambah bingung kan? Hehe!

Hal itu terjadi karena adanya gangguan antara BlackBerry dengan provider anda. Cara mengatasinya adalah:

HOST ROUTING TABLE

Anda masuk ke OPTION > DEVICE > ADVANCED SYSTEM SETTING > HOST ROUTING TABLE. Setelah masuk, klik MENU (lambang BB pada keypad anda), kemudian pilih REGISTER NOW. Anda akan menerima pemberitahuan bahwa Handheld anda sudah diregistrasikan.

Silahkan anda coba browsing. Jika bisa, maka masalah anda selesai. Namun jika tidak bisa, maka lakukan langkah selanjutnya:

REGISTER ULANG NETWORK SECARA MANUAL

Anda masuk ke OPTION > NETWORKS AND CONNECTIONS > MOBILE NETWORK. Setelah masuk, rubahlah NETWORK SELECTION MODE yang tadinya AUTOMATIC menjadi MANUAL.

Tunggulah hingga BlackBerry anda melakukan searching provider yang tersedia. Memakan waktu yang agak sedikit lama biasanya sekitar 2-3 menit. Setelah searching selesai, maka akan keluar daftar dari provider yang tersedia. Rubahlah ke provider lain. Misalkan kartu anda provider A, maka rubahlah menjadi provider B, atau C. Lantas akan muncul peringatan bahwa anda hanya akan bisa melakukan panggilan darurat. Tekan OK.

Setelah pergantian operator, matikan BlackBerry anda. Lantas nyalakan kembali (mungkin lambang sinyal akan menunjukkan SOS). Kemudian lakukan langkah diatas sekali lagi, dan pindahkan lagi ke operator anda yang sesuai dengan kartu SIM anda. Merujuk pada ilustrasi di atas, kembalikan ke provider A.

Setelah proses pengembalian operator, silahkan anda coba browsing. How? It’s work? Say what? Hahaha… You’re welcome!


Jika 2 langkah diatas masih belum bisa mengatasi masalah anda, maka hubungi Call Center provider anda, dan sebutkan bahwa anda sudah meregister ulang Host Routing Table dan Network Selection secara manual. Kemungkinan besar mereka akan menyarankan anda untuk melakukan soft/hard reset. Lebih baik tanyakan terlebih dahulu kepada orang yang lebih paham mengenai BlackBerry sebelum anda melakukan Hard Reset.

Catatan: Langkah diatas sudah saya coba pada BlackBerry Onyx 2, OS 6, dan provider Telkomsel. Untuk tipe dan provider lain kurang lebih langkahnya sama. Tapi saya tetap harus berkata, “Do it with your own risk!”.


Selasa, 17 Mei 2016

Annemarie Schimmel dan Shahifah Sajjadiyah

Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba, mereka baru sadar” (Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah)

Annemarie Schimmel termasuk orientalis langka yang memandang sejarah Islam dengan kaca mata objektif dan adil. Menurut sebagian orang, Annemarie Schimmel adalah orang yang cinta Islam –seorang pecinta yang telah rela berkorban demi cintanya.

Schimmel lahir pada bulan April 1922 di kota Erfurt, Jerman, dari sebuah keluarga tingkat menengah. Membaca kisah-kisah Arab dari sejak masa kecil telah menanamkan benih yang dapat menentukan jalan kehidupannya di masa mendatang. Pada usia 15 tahun, Annemarie Schimmel mempelajari Bahasa Arab dengan penuh semangat cinta, dan pada tahun 1956 telah berhasil menjadi dosen di Universitas Marburg, Jerman. 

Tetapi –lantaran ia masih berusia muda, Annemarie Schimmel malah mengajar di Universitas Ankara dengan menggunakan Bahasa Turki, bukan Universitas Marburg. Selain Bahasa Arab, Turki, Persia, dan Urdu, ia juga menguasai mayoritas bahasa negara-negara Eropa.

Pada tahun 1951, Annemarie Schimmel berhasil meraih gelar doktor dalam jurusan sejarah agama-agama, dan pada tahun 1961 dinobatkan sebagai dosen Universitas Bonn, Jerman. Annemarie Schimmel juga pernah mengajar di Harvard, Cambridge, dan perguruan-perguruan tinggi Turki, Iran, Pakistan, dan Afghanistan. Benazzir Bhutto PM Pakistan yang telah terbunuh merupakan salah satu mahasiswa orientalis ini. 

Schimmel dan Salman Rushdi

Schimmel telah memperoleh aneka hadiah berharga di sepanjang aktivitas ilmiah yang pernah digelutinya. Hadiah Perdamaian yang setiap tahun diberikan kepada para limuwan Jerman sebelum penyelenggaraan pameran internasional Frankfurt berhasil diraih olehnya pada tahun 1995. Setelah menerima Hadiah Perdamaian ini, seorang wartawan salah satu saluran televisi datang menjumpainya menanyakan pendapat Annemarie Schimmel tentang Salman Rushdi. Bertentangan dengan opini negara-negara Eropa kala itu yang memang disetir untuk mendiskreditkan Negara Islam, Schimmel membela Dunia Islam dengan berani dan menegaskan bahwa tulisan Salman Rushdi sangat dangkal dan ditulis hanya demi menggembirakan Barat.

Dalam pandangan Annemarie Schimmel, Salman Rushdi dengan bukunya yang buruk itu telah melukai perasaan seluruh Muslimin dan juga perasaan diri Annemarie Schimmel. Setelah wawancara televisi inilah para pembela Salman Rushdi menyerang wanita orientalis yang penuh tanggung jawab ini, yang salah-satunya adalah Ludger Lutkehaus yang menyerang wanita orientalis sejati ini melalui sebuah makalah di Koran Sued Deutsche Zeitung pada tanggal 11 Mei 1995. Setelah itu, seorang dosen di Universitas Hamburg melalui makalah di Koran Diezeit pada tanggal 12 Mei 1995 menuntut supaya Hadiah Perdamaian itu dicabut dari tangan Schimmel.

Dalam sebuah wawancara dengan Koran Der Spiegel pada tanggal 22 Mei 1995, Annemarie Schimmel mengaku, “Dengan menulis 80 buah buku, saya ingin menggambarkan sejarah Islam yang benar kepada masyarakat Eropa. Saya menilai hal ini adalah sebuah aktivitas politik. Saya telah mewakafkan seluruh umur saya guna mewujudkan kesepahaman antara Barat dan Timur.”
Sekalipun serangan dan kritikan tersebut, Professor Stephan Field –Dekan Institut Sastra Universitas Bonn, memberikan pembelaan tegas. Roman Herzog mantan presdien Jerman dalam acara peringatan hari wafat Annemarie Schimmel menyatakan: “Jika tidak ada Annemarie Schimmel, bangsa Jerman tidak akan pernah memahami Islam yang sebenarnya.”
Banyak karya tulis yang telah dipersembahkan oleh Annemarie Schimmel kepada Dunia Islam. Karya tulis terakhir yang ia tulis pada tahun 2002 mengupas kehidupan Rasulullah Saw. Di pembukaan buku ini, Schimmel menautkan sebuah puisi berbahasa Urdu dari seorang pemeluk Agama Hindu. Arti puisi ini adalah “mungkin saya kafir dan mungkin juga saya mukmin. Ilmu tentang semua ini berada di tangan Tuhan. Tetapi aku ingin menazarkan diriku sebagai seorang hamba yang bersih; nazar untuk seorang figur agung Muhammad Rasulullah.”

Lantaran buku ini, Schimmel banyak memperoleh kritik pedas. Tapi ia hanya menjawab, “Saya hanya mencintai Muhammad.”

Akhirnya, Annemarie Schimmel wafat pada tahun 2003 dalam usia lebih dari 80 tahun. Salah seorang dosen berkebangsaan Arab bernama Muhammad Abul Fadhl Badran di Universitas Bonn menulis, “Ketika menerima berita kewafatan Schimmel, saya ingat suatu hari ketika ia mengundang saya ke rumahnya –sebuah rumah yang penuh dengan tanda-tanda ketimuran dan Islami. Ketika Schimmel menyuguhkan teh dan kurma, saya bertanya kepadanya bagaimana ia bisa menanggung seluruh serangan media massa itu. Ia hanya tersenyum dan menjawab: Saya tidak pernah menggubris serangan-serangan media massa ini, karena mereka menulis semua itu lantaran kedengkian, dan orang dengki tidak akan pernah melihat keindahan. Saya menulis kebenaran dan hakikat. Saya sangat mencintai Dunia Islam dan hingga ajal tiba pun tetap akan mencintainya”.

Annemarie Schimmel dan Shahifah Sajjadiyah
Ketika mengomentari doa-doa Islam khususnya Shahifah Sajjadiyah, Annemarie Schimmel mengutarakan: “Saya selalu membaca doa-doa, hadis, dan sejarah Islam dari Bahasa Arab dan tidak pernah merujuk ke terjemahan apapun. Saya pernah menerjemahkan dan mencetak sebagian Shahifah Sajjadiyah ke dalam Bahasa Jerman.

Sekitar 70 tahun lalu, ketika sedang menerjemahkan doa melihat hilal Bulan Ramadhan dan doa perpisahan dengan Bulan Ramadhan, ibuku terbaring di rumah sakit. Saya menemaninya. Setelah ibuku tertidur, saya duduk di sebuah pojok kamar dan menulis ulang terjemahan yang telah saya lakukan. Kamar ibuku memiliki dua ranjang. Di ranjang yang lain terbaring seorang wanita penganut Kristen Katholik yang sangat fanatik dan kuat akidahnya. Ketika melihat saya sedang menerjemahkan doa-doa Islam, ia serta merta memprotes saya: “Memangnya kita memiliki kekurangan di Agama Kristen dan Kitab Suci sehingga kamu memilih doa-doa Islam?”

Setelah buku itu dicetak, saya mengirimkan satu naskah kepada wanita Kristen itu. Sebulan setelah itu, ia menelpon saya seraya berkata: “Saya sangat berterimah kasih atas hadiah buku itu. Setiap hari saya membaca buku itu sebagai ganti dari doa-doa (Kristen). Imam Zainal Abidin as Sajjad As bisa membuat solusi bagi mayoritas masyarakat Barat.”

Dan yang sangat menarik, di atas batu nisan Annemarie Schimmel tertulis hadis Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as dengan khat Nasta’liq yang sangat indah:

الناس نيام فإذا ماتوا انتبهوا
“Seluruh manusia tertidur pulas. Ketika ajal tiba, mereka baru sadar”.

Sabtu, 14 Mei 2016

HAKIM CIUM TANGAN TERDAKWA (Sebuah Pelajaran Berharga dr Jordania)

HAKIM CIUM TANGAN TERDAKWA (Sebuah Pelajaran Berharga dr Jordania)
Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa.


Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, sang hakim mengatakan, “Inilah hukuman yang kuberikan kepadamu, Guru.”
Rupanya, terdakwa itu adalah gurunya sewaktu SD dan hingga kini ia masih mengajar SD. Ia menjadi terdakwa setelah dilaporkan oleh salah seorang wali murid, gara-gara ia memukul salah seorang siswanya. Ia tak lagi mengenali muridnya itu, namun sang hakim tahu persis bahwa pria tua yang duduk di kursi pesakitan itu adalah gurunya.

Hakim yang dulu menjadi murid dari guru tsb mengerti benar, pukulan dr guru itu bukanlah kekerasan. Pukulan itu tidak menyebabkan sakit dan tidak melukai. Hanya sebuah pukulan ringan untuk membuat murid-murid mengerti akhlak dan menjadi lebih disiplin. Pukulan seperti itulah yang mengantarnya menjadi hakim seperti sekarang.

Peristiwa yang terjadi di Jordania pada pekan lalu dan dimuat di salah satu surat kabar Malaysia ini sesungguhnya merupakan pelajaran berharga bagi kita semua sebagai orangtua. Meskipun kita tidak tahu persis kejadiannya secara detil, tetapi ada hikmah yang bisa kita petik bersama.

Dulu, saat kita “nakal” atau tidak disiplin, guru biasa menghukum kita. Bahkan mungkin pernah memukul kita. Saat kita mengadu kepada orangtua, mereka lalu menasehati agar kita berubah. Hampir tidak ada orang tua yang menyalahkan guru karena mereka percaya, itu adalah bagian dari proses pendidikan yang harus kita jalani. Buahnya, kita menjadi mengerti sopan santun, memahami adab, menjadi lebih disiplin. Kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang hormat kepada guru dan orangtua.

Lalu saat kita menjadi orang tua di zaman sekarang… tak sedikit berita orang tua melaporkan guru karena telah mencubit atau menghukum anaknya di sekolah. Hingga menjadi sebuah fenomena, seperti dirilis di Kabar Sumatera, guru-guru terkesan membiarkan siswanya. Fungsi mereka tinggal mengajar saja; menyampaikan pelajaran, selesai.

Bukannya tidak mau mendidik muridnya lebih baik, mereka takut dilaporkan oleh orang tua murid seperti yang dialami teman-temannya. Sudah beberapa guru di Sumatera Selatan dilaporkan orang tua murid hingga harus berurusan dengan polisi. Termasuk yang terjadi terhadap Bapak Aop di Kabupaten Majalengka, gara-gara mencukur rambut siswa yang gondrong dengan tujuan menegakkan disiplin, Pak Aop harus berurusan dengan polisi bahkan sampai ke pengadilan hingga ke Mahkamah Agung (MA).

Semoga tulisan ini, bagi kita para orang tua atau wali murid, bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan guru. Kita bersinergi untuk menyiapkan sebuah generasi masa depan. Bukan hubungan atas dasar transaksi yang rentan lapor-melaporkan.

Setelah meninggalkan Riba, Pengusaha Muslim Ini Akhirnya Dapat Melunasi Hutang 40 Milyar

Elang Gumilang, tidak berubah sejak 8 tahun lalu saya mengenalnya, tetap bersahaja.. Setiap yang keluar dari mulutnya selalu bermakna.
Sudah enam kali saya tidur sekamar dengannya, ketika dulu kami mengisi seminar bareng di berbagai kota. Ngobrol hingga larut malam, mendengar visinya tentang ekonomi Islam yang selalu membuat saya mendengkur duluan. Ilmunya melesat jauh di depan, visinya sudah 100 km ketika saya masih 1 km.
Tiap pagi di kamar dia yang minta ijin sholat dhuha duluan, khusuk diatas sajadah kecilnya. Sejak remaja sudah menempa hidupnya jualan donat, jualan minyak, sampai ketika kuliah IPB, tidak malu jualan lampu di kampusnya. Semua jadi ilmu yang menempa hidupnya.
Elang Gumilang, yang namanya ketika dipanggil sebagai pemenang pertama ajang bergengsi entrepreneur 2007, dia langsung sujud syukur di atas panggung, disaksikan 2000 lebih pasang mata di JCC, di usianya yang baru 22 tahun sudah berbisnis property dan membangun ratusan rumah sederhana untuk masyarakat bawah di Bogor.
Selalu menganggap dirinya orang kampung, ketika dulu harus tidur dipinggir sumur, bersebelahan dengan knalpot motor, akhirnya dia sering tidur di masjid agar dapat tempat yang lebih lega, sekaligus dia bisa mewakafkan waktunya disela kuliah membersihkan masjid.
Obrolan panjang kami berlanjut kemarin siang di kantornya yang megah di pinggiran kota Bogor.
Sejak bisnis dulu saya mengandalkan hutang bank konvensional mas, bertahun-tahun gak terasa hutang saya 40 Milyar. Sebulan saya harus membayar 600 juta ke bank, dan hutang pokoknya hanya berkurang sebagian, selebihnya adalah bunga…” Dia mulai bercerita. Saya mulai memasang frekuensi telinga di radar paling tinggi untuk menangkap semua ceritanya.
Kita yang terus menggerakkan bisnis ini, susah payah, tapi ketika kita belum ada penjualan bank tidak mau tau, kita tetap dipaksa harus membayar. Setiap saya lihat laporan keuangan, hutang saya tidak berkurang banyak, beban bunganya justru makin bertambah.” Lanjutnya.
“Akhirnya saya memutuskan harus segera meninggalkan riba ini, mencari cara lain berbisnis tanpa hutang bank..”
“Proses detailnya gimana Lang?” Tanya saya.
“Tidak semua langsung lunas mas, saya pun bertahap satu-satu. Pertama: saya memindahkan hutang saya di Bank Syariah, dengan akad setiap bulan bunganya tidak lebih besar dari pokoknya, dan ternyata bisa, tiap bulan pokok hutang saya terus menurun”
“Mmmmm…”
“Kedua: saya mulai fokus menggenjot penjualan rumah saya mas, permintaan juga makin banyak, setiap ada pemasukan langsung buat ngelunasin hutang.”
“Mmm.. Yayaya, terus?”
“Ketiga: Karena ijin sudah lengkap, tanah yang di akuisisi juga makin bertambah, ada tawaran akuisisi proyek dari Sedco Saudi Arabia senilai 270 Milyar mas, saya sudah tidak mau melibatkan bank. Lalu saya menerbitkan Sukuk (Obligasi Syariah) senilai 400 Milyar. Proyek Perumahan itu bisa senilai dua kali lipatnya kalo jadi nanti. Dan Allah benar-benar mudahkan mas, Garuda gabung membeli sukuknya 80 Milyar, Pertamina 90 Milyar dan lain-lain, sampai total modal 400 Milyar terkumpul, hutang saya di bank pun sudah lunas semua.”
“Wow! Gimana sistem bagi hasilnya Lang?”
“Perjanjian sesuai DSN (Dewan Syariah Nasional) yaitu Sukuk Ijarah (Sewa), 14% dalam tempo 2 tahun. Kalo dengan pajak, biaya2 sekitar 20%. Jadi misal kalau Telkom membeli Sukuk saya 80 Milyar, tahun kedua akan mendapatkan 96 Milyar.”

Acquisition process of PT. Manakib Rezeki from Sedco Capital

“Kalo misal rugi dan tidak terbayar lang?”
“Nanti asset dilelang mas, itulah adilnya sesuai syar’i, misal semua asset laku 600 Milyar, semua pembeli sukuk akan kebagian dari total 400 Milyar + 20%nya = 480 Milyar, yang sisanya 120 Milyar itulah asset perusahaan saya.”
“Mmmm.. Yayaya saya tambah ilmu lagi.” Saya membolak-balik laporan penilaian asset usahanya yang sudah dibuat dan dilaporkan OJK. Tiga tahun lalu masih diangka 11 digit, tahun ini assetnya sudah tembus 12 digit..
Saya tidak kaget.. Saya tidak iri.. Ini semua sudah seperti yang Elang katakan jauh-jauh hari kepada saya dulu.
“Mas baca deh Quran Ali Imran 26,
Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
“Semua ini milik Allah mas, kerajaan ini milik Allah, saya hanya mengelola saja, dan sewaktu-waktu Allah akan ambil jika Allah berkehendak. Ketika saya mantap meninggalkan riba, Allah kasih jalan lain yang lebih baik, asset saya tidak berkurang, justru makin bertambah..” Lanjut Elang.
Usianya masih 30 tahun sekarang, namun kemantapkan pola pikirnya sudah sangat matang. Ketika godaan kemewahan yang datang melanda, berapa banyak pengusaha yang tergelincir ketika tidak mampu menahan hawa nafsunya.
Kami berjalan keluar, Elang mengajak saya ke lokasi satu perumahannya.
“Ini satu komplek termasuk rumah untuk saya dan keluarga saya mas, itu disana nanti rumah saya berdampingan dengan bapak ibu, masjid di tengah kompleks ini senilai 3 Milyar akan segera jadi mas, disana sudah siap sekolah untuk anak-anak yatim dan duafa, bagian belakang adalah tempat tinggal mereka. Sekarang 23 orang tinggal di rumah saya, besok kalo sudah jadi bisa menampung 100 anak disini semua.”
Sore menjelang ketika saya belajar pada mantan penjual donat ini, wajahnya makin matang namun tetap bersahaja. Ternyata Sampai sekarang puasa senin kamis masih rutin dijalaninya. Jika dia mau, membeli Ferrari atau Lamborghini seharga 5 Milyar cash pun dia sanggup melakukannya.
Dia memilih cukup naik Honda CRV kemana-mana, hanya mobil biasa.. yang akan langsung berbelok ke masjid terdekat ketika panggilan adzan terdengar di telinganya.. Subhanallah
Ditulis oleh Saptuari Sugiharto
sumber: Islamedia – 
Dipublikasikan pertama kali di  Group Facebook Belajar Wirausaha Bareng Saptuari

Jumat, 13 Mei 2016

mau kerja?

mau kerja?
Banyak Kerja Kosong Part Time, Freelance, Full Time & Internship.

Mau Kerja Lebih Produktif? Pakai 4 Taktik ini

Satu hal yang terkadang sulit dilakukan ketika bekerja adalah menggunakan waktu dengan lebih produktif. Banyak orang yang sering menyepelekan hal ini dan akhirnya mereka pun harus bekerja lebih lama dari waktu yang ditentukan.

Lalu apa yang dapat Anda lakukan agar waktu kerja dapat menjadi lebih produktif? Melansir entrepreneur.com, Minggu (1/5/2016) berikut ulasannya:

1. Lihat jadwal kembali

Sebelum bekerja, coba lihat kembali jadwal kerja yang Anda miliki. Apakah Anda memiliki beberapa agenda yang harus didatangi?.

Setelah melihat jadwal tersebut, cobalah untuk memilah-milah mana jadwal yang harus di kerjakan lebih dahulu.

2. Buang agenda yang tidak perlu

Anda juga dapat membuang beberapa agenda yang dipikir kurang perlu. Agenda tersebut dapat berupa pertemuan yang memakan waktu yang sangat panjang, ataupun pertemuan yang ternyata bisa dilakukan di lain hari.


3. Kurangi mengobrol

Satu cara yang dapat Anda lakukan agar waktu kerja dapat menjadi lebih efektif adalah mengurangi mengobrol dengan rekan kerja. Anda dapat melakukan hal ini ketika jam istirahat tiba.

4. Sediakan waktu khusus untuk baca email

Satu hal yang sering membuat waktu kerja terbuang percuma adalah ketika Anda harus mengurus banyak email yang masuk ke dalam kotak masuk. Untuk menanggulangi hal ini Anda dapat menyediakan waktu khusus untuk membaca email tersebut.

sumber: bisnis.liputan6.com